Thursday, September 17, 2026
HomeBursaIHSG Melemah Seiring Eskalasi di Timur Tengah: Analisis Terkini

IHSG Melemah Seiring Eskalasi di Timur Tengah: Analisis Terkini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada hari Senin karena para pelaku pasar masih memperhatikan eskalasi konflik di Timur Tengah. Penutupan IHSG menunjukkan pelemahan sebesar 120,00 poin atau 1,74 persen, dengan posisi akhir di 6.787,14. Di samping itu, indeks LQ45 juga turun sebesar 11,10 poin atau 1,45 persen ke level 753,83.

Analisis dari Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menunjukkan bahwa kekhawatiran terkait dampak ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah membuat pasar khawatir terhadap ekonomi domestik yang telah melemah. Meskipun demikian, optimisme muncul dengan potensi gencatan senjata yang didorong oleh China dan Rusia di forum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Namun, ketegangan masih terasa dengan penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang dapat memicu kenaikan signifikan harga minyak mentah dan gas. Data-data ekonomi dari Jepang, Jerman, dan Inggris juga memberikan sentimen yang beragam terkait dengan kondisi ekonomi global. Selain itu, saham-saham tertentu seperti SICO, PNSE, PTMR, RUIS, dan APEX mengalami kenaikan, sementara IOTF, PTBA, SSTM, CINT, dan AGAR mengalami pelemahan.

Di tengah situasi pasar yang tidak menentu, seluruh sektor saham mengalami pelemahan. Meskipun demikian, berbagai berita terkait dengan fluktuasi harga emas, bawang merah, dan cabai rawit juga menjadi perhatian para pelaku pasar. Dengan demikian, ketidakpastian pasar terus mempengaruhi IHSG maupun saham-saham unggulan di Bursa Efek Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler