Olaf Akwan, seorang pria dari Suku Serui, Waropen Papua, menjalani kehidupannya dengan mengumpulkan limbah kayu di tepi pantai. Selama tiga bulan terakhir, Olaf secara rutin mengumpulkan sisa-sisa kayu yang tersebar di pantai dan menjualnya kepada pengepul. Kayu-kayu tersebut kemudian akan dikirim ke fasilitas produksi PLTU Holtekamp Jayapura. Selain Olaf, Mada Mallo juga melihat peluang bisnis dalam pengolahan limbah kayu. Sejak tahun 2002, Mada telah sukses sebagai pengepul dalam usaha pengolahan limbah kayu, memberikan dampak positif bagi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Semangat dan kerja keras keduanya merupakan inspirasi bagi banyak orang dalam memanfaatkan limbah kayu untuk kehidupan yang lebih baik di Papua.


