Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah menyetujui pembagian dividen sebesar 80 persen dari laba bersih tahun buku 2024. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari pertanggungjawaban perseroan kepada seluruh pemegang saham. Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa RUPST tersebut dilaksanakan sebagai komitmen dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan good corporate governance (GCG).
Dalam rapat yang diadakan di Jakarta, pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen sebesar 80 persen dari laba bersih tahun buku 2024, yang totalnya mencapai 339,4 juta dolar AS. Dividen tersebut akan dibayarkan dalam mata uang rupiah dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia. Sementara itu, 67,8 juta dolar AS dari laba bersih akan disisihkan untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
Selain itu, dalam RUPST juga diputuskan perubahan susunan keanggotaan dewan komisaris PGN. PGN sebagai Subholding Gas Pertamina telah mengelola perusahaan dengan baik selama tahun 2024, dengan fokus pada optimisasi infrastruktur, cost optimization, dan liability management. Fajriyah menegaskan bahwa strategi yang dijalankan telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pertumbuhan keuangan perseroan.
PGN berencana untuk menerapkan strategi bisnis yang terstruktur, inovatif, dan berkelanjutan untuk meraih peluang pertumbuhan dan menghadapi tantangan di sektor energi. Sebagai mitra strategis pemerintah, PGN siap untuk membantu mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi ke berbagai lapisan masyarakat guna mewujudkan ketahanan energi nasional. Salah satu proyek yang akan dijalankan adalah pengembangan jargas non-APBN bagi rumah tangga dan pelanggan kecil serta pembangunan pipa Tegal-Cilacap untuk memenuhi kebutuhan gas bumi ke Refinery Unit (RU) Cilacap.


