Tuesday, April 21, 2026
HomeHiburanGowok: Kamasutra Jawa Sinopsis & Jadwal Tayang

Gowok: Kamasutra Jawa Sinopsis & Jadwal Tayang

Hanung Bramantyo, seorang sutradara ternama, kembali meluncurkan karya sinematik terbarunya yang berjudul Gowok: Kamasutra Jawa. Film ini mempersembahkan tradisi kuno dari budaya Jawa dengan sentuhan yang berani dan bermakna. Jadwal tayangnya di bioskop-bioskop Indonesia dimulai pada tanggal 5 Juni 2025 setelah bersaing di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2025. Dalam proyek ini, Hanung bekerja sama dengan penulis naskah Aci melalui produksi dari MVP Pictures dan Dapur Films.

Gowok: Kamasutra Jawa bergenre drama dan mengisahkan perjalanan karakter utama, Nyai Santi (diperankan oleh Lola Amaria), seorang gowok legendaris yang menjadi mentor bagi Ratri (Raihaanun) dalam seni memuaskan pasangan, sebuah pratik yang sudah ada sejak abad ke-15 dalam budaya Jawa. Ini merupakan penceritaan yang sarat dengan kritik sosial serta memperbincangkan isu-isu seksualitas, pendidikan seksual, dan penolakan terhadap nilai-nilai patriarki.

Kisah Ratri, seorang perempuan yang diasuh oleh Nyai Santi sejak kecil, juga menjadi sorotan dalam film ini. Penonton akan disuguhkan dengan perjalanan hidup Ratri yang penuh liku-liku, terutama saat ia berhadapan dengan cinta pertamanya, Kamanjaya (diperankan oleh Reza Rahadian). Konflik dan nilai-nilai budaya Jawa menjadi inti dari cerita yang disuguhkan oleh Gowok: Kamasutra Jawa.

Para pemain utama seperti Reza Rahadian, Raihaanun, Lola Amaria, dan lainnya turut memberikan performa yang memukau dalam film ini. Reza Rahadian, yang memerankan karakter Kamanjaya, telah melakukan transformasi penampilan agar sesuai dengan latar belakang era 1960-an. Keseluruhan, Gowok: Kamasutra Jawa bukan sekadar film biasa, melainkan karya sinematik yang membangkitkan diskusi mengenai budaya, seksualitas, dan peran perempuan dalam masyarakat modern.

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 Juni 2025, dan diharapkan dapat menjadi tontonan yang memberikan inspirasi serta pemahaman tentang kompleksitas tradisi dan budaya Jawa. Dengan demikian, Hanung Bramantyo kembali berhasil menyajikan sebuah karya yang penuh kritik sosial namun tetap menggugah penonton untuk merenungkan nilai-nilai tradisional yang ada dalam masyarakat saat ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler