Tuesday, April 21, 2026
HomeLintas KotaHampir 70 Ribu Keluarga di Jakarta Barat Berisiko Stunting: Solusi dan Upaya...

Hampir 70 Ribu Keluarga di Jakarta Barat Berisiko Stunting: Solusi dan Upaya Pencegahan

Pemerintah Kota Jakarta Barat telah menjalani penilaian kinerja terkait program aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2024. Penilaian tersebut dilakukan di kantor wali kota setempat pada Selasa yang bertujuan untuk mengevaluasi upaya Pemerintah Jakarta Barat dalam menanggulangi stunting berdasarkan delapan indikator penilaian. Saat ini, jumlah keluarga berisiko stunting di Jakarta Barat mencapai 69.553 keluarga.

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, menyampaikan komitmen Jakarta Barat dalam mencegah dan menurunkan stunting dengan pendekatan komprehensif melalui berbagai aksi konvergensi. Aksi tersebut melibatkan berbagai pihak seperti UKPD, dunia usaha, media, akademisi, dan masyarakat. Delapan aksi yang telah dilaksanakan dimulai dari analisis situasi dengan fokus pada 8 kelurahan seperti Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk, Kedaung Kaliangke, Duri Kosambi, Rawa Buaya, Kalideres, dan Jati Pulo.

Berbagai aksi lainnya termasuk penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, peraturan wali kota, pembinaan pelaku dan pemerintahan, sistem manajemen data stunting, pengukuran dan publikasi stunting, serta review kinerja tahunan. Uus juga berupaya untuk meningkatkan pelibatan lintas sektor, peningkatan kapasitas kader, dan memastikan ketersediaan anggaran untuk dukungan penurunan stunting.

Rekomendasi yang diajukan adalah integrasi sistem manajemen data antara OPD tingkat kota, provinsi, dan nasional guna mendukung upaya penurunan stunting secara berkelanjutan. Semua upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko stunting di wilayah Jakarta Barat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler