Petenis Serbia, Novak Djokovic, meraih gelar ke-100 dalam kariernya setelah menang melawan Cameron Norrie dan Hubert Hurkacz di Jenewa pekan lalu. Djokovic menyebut bahwa prestasi tersebut memberinya kepercayaan diri lebih sebelum tampil di Roland Garros. Dia menekankan pentingnya memenangi pertandingan, khususnya di permukaan tanah liat. Djokovic mengakui bahwa dia perlu menyelesaikan beberapa pertandingan sebelum turnamen besar seperti Roland Garros, yang kini menjadi prioritas utama baginya.
Selain meraih gelar ke-100, Djokovic juga berambisi untuk memenangi gelar Grand Slam ke-25. Meskipun gelar tersebut bukanlah target baru baginya, namun kesuksesannya di Jenewa memberinya rasa percaya diri dan motivasi lebih. Djokovic juga mengingatkan bahwa persaingannya di Roland Garros tidak mudah, mengingat lawan-lawan yang akan dihadapinya seperti Denis Shapovalov, Daniil Medvedev, Alexander Zverev, dan Jannik Sinner.
Dalam momen penghormatan kepada juara 14 kali Roland Garros, Rafael Nadal, Djokovic mengungkapkan rasa bangganya masih bersaing di level tertinggi meski rekan-rekannya seperti Nadal, Roger Federer, dan Andy Murray sudah pensiun. Meskipun Djokovic merenungkan tentang akhir karirnya, namun ia tidak berniat untuk segera menggantung raketnya. Djokovic tetap fokus pada turnamen yang akan dijalani dan tidak khawatir mengenai masa depannya di dunia tenis.


