Wednesday, January 14, 2026
HomeLenggang JakartaUdara Jakarta: Terburuk ketujuh di dunia pada Jumat Pagi

Udara Jakarta: Terburuk ketujuh di dunia pada Jumat Pagi

Kualitas udara di DKI Jakarta menduduki peringkat terburuk ketujuh di dunia pada Jumat pagi berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir. Indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta pada pukul 04.10 WIB mencapai angka 118, masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif karena tingginya kandungan partikel halus (particulate matter/PM) 2.5. Kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Kota Kuwait, Kuwait dengan AQI 349, diikuti Delhi, India di urutan kedua dengan AQI 170, dan Dhaka, Bangladesh di urutan ketiga dengan AQI 156. Santiago de Chile, Cile menduduki urutan keempat dengan AQI 152. Untuk mengatasi polusi udara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berencana meniru kota-kota besar dunia seperti Paris dan Bangkok dalam menangani masalah ini. Saat ini, Jakarta memiliki 111 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) dari sebelumnya hanya 5 unit, namun ingin menambah jumlahnya untuk intervensi yang lebih efektif. Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyebut bahwa keterbukaan data menjadi langkah penting dalam perbaikan kualitas udara secara menyeluruh. Dengan menargetkan penambahan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah, DLH DKI Jakarta berharap pemantauan udara di Jakarta bisa lebih luas dan akurat.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler