Friday, January 23, 2026
HomeBeritaPeringatan Ahli: Ancaman Diabetes pada Generasi Muda

Peringatan Ahli: Ancaman Diabetes pada Generasi Muda

Diabetes merupakan penyakit yang kini tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga usia muda. Data National Diabetes Integrated 2025 menunjukkan bahwa sekitar 12 persen kasus diabetes tipe 2 di Asia Tenggara terjadi pada kelompok usia muda, termasuk di Indonesia. Gejala awal seperti tubuh cepat lelah, sering buang air kecil pada malam hari, berat badan turun tanpa sebab, dan kesemutan perlu diwaspadai.

Minuman manis juga menjadi kekhawatiran, terutama pada kalangan anak remaja. Data Kementerian Kesehatan menunjukkan peningkatan konsumsi minuman manis sebesar 20 persen pada usia 17-20 tahun dalam lima tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh minuman kekinian yang mengandung 60-80 gram gula per porsi, melebihi batas harian sebesar 50 gram. Diabetes pada usia muda berisiko menimbulkan komplikasi lebih cepat, seperti gangguan jantung dan ginjal dalam waktu 10-15 tahun ke depan.

Pencegahan sangat penting melalui pola hidup sehat, termasuk olahraga minimal 150 menit per minggu, menjaga pola makan, dan tidur cukup. Sebuah kasus seorang pasien berusia 22 tahun dengan kadar gula darah 500 mg/dL yang mengalami komplikasi serius dan meninggal dunia adalah peringatan bagi kita. Diabetes sebaiknya tidak ditunggu hingga membuat sakit, tetapi menjaga pola hidup yang sehat sesegera mungkin.

Menjaga kesehatan dan mencegah diabetes pada usia muda bisa mengurangi risiko terkena penyakit lebih serius di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, menghindari makanan dan minuman yang tinggi gula, serta rutin berolahraga. Dengan demikian, kita dapat menghindari risiko terkena diabetes dan menghasilkan hidup yang lebih bermutu.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler