Kementerian Agama telah memperkenalkan inovasi terbaru dalam layanan asrama haji untuk ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi yang disebut Munakosah atau Manajemen Unit Layanan Akomodasi di Asrama Haji. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhammad Zain, menjelaskan bahwa inovasi ini memberikan penempatan layanan akomodasi yang lebih baik bagi jamaah haji, termasuk jamaah prioritas atau lansia, saat berada di asrama haji. Munakosah, yang dikembangkan dengan sistem berbasis elektronik atau digital, juga memudahkan pengelolaan tas kabin jamaah haji dan penempatannya di kamar asrama.
Inovasi Munakosah bertujuan untuk memudahkan penempatan akomodasi bagi jamaah calon haji, jamaah prioritas, dan jamaah lansia di asrama haji. Jamaah dapat mendapatkan informasi terkait akomodasi yang akan mereka tempati di asrama haji melalui lembar Surat Perintah Masuk Asrama (SPMA) yang dibagikan sebelum keberangkatan atau melalui laman asramahaji.com dengan memindai QR code pada tanda pengenal jamaah atau memasukkan nomor porsi.
Proses penempatan akomodasi ini memungkinkan jamaah untuk lebih cepat dan nyaman saat tiba di asrama haji. Dengan adanya Munakosah, jamaah tidak perlu menunggu antrean pemberian label pada tas kabin dan tidak perlu membawa tas kabin ke kamar karena tas tersebut sudah diletakkan sesuai dengan nomor penempatan. Inovasi ini juga memberikan manfaat bagi keluarga jamaah yang dapat mengetahui penempatan jamaah lebih awal. Dengan demikian, Munakosah memberikan layanan yang cepat, tertib, aman, dan nyaman bagi jamaah haji dan keluarganya.








