Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Amallia Cahaya Pratiwi, menegaskan pentingnya konsistensi dalam permainan setelah berhasil mengalahkan Denmark dengan skor 4-1 dalam laga terakhir Grup D Piala Sudirman 2025 di Fenghuang Gymnasium, Xiamen, China. Meskipun meraih kemenangan, Ana dan Tiwi menyadari masih ada aspek permainan yang perlu diperbaiki. Mereka menekankan pentingnya tidak mengendurkan konsistensi dalam pertandingan berikutnya agar bola-bola mudah tidak sia-sia.
Ana dan Tiwi juga memanfaatkan informasi dari pertandingan sebelumnya untuk memahami gaya bermain lawan, yang terdiri dari kombinasi pemain tunggal dan ganda. Mereka mengakui bahwa lawan memiliki kelebihan masing-masing, namun berkat analisis pertandingan sebelumnya, mereka dapat mengantisipasi strategi lawan dan bermain dengan lebih efektif.
Dalam keterangan setelah pertandingan, Febriana mengungkapkan kebanggaannya atas peningkatan performa timnya dibanding saat melawan Inggris dalam laga sebelumnya. Kemenangan yang diraih Ana dan Tiwi tidak hanya mengamankan kemenangan 4-1 atas Denmark tetapi juga memberikan Indonesia status juara Grup D.
Selain itu, Indonesia juga mendapatkan kontribusi poin dari Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, dan pasangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin. Meskipun mengalami kekalahan di pertandingan pembuka, Indonesia mampu bangkit dan menunjukkan performa yang memuaskan dalam laga melawan Denmark.
Dengan hasil yang memuaskan, tim Indonesia menunjukkan potensi dan semangat juang yang tinggi dalam meraih kemenangan. Kemenangan ini juga memberikan motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan konsistensi dan performa dalam setiap pertandingan selanjutnya.








