Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada kuartal pertama tahun 2025 mencapai Rp104,2 triliun. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, di mana Sri Mulyani menjelaskan bahwa defisit tersebut sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya kondisi tersebut, Sri Mulyani memberikan gambaran mengenai kebijakan fiskal yang tengah diimplementasikan untuk mengelola defisit APBN tersebut. Selain itu, Menteri Keuangan juga menyoroti tindakan yang akan diambil untuk memastikan keseimbangan anggaran di masa yang akan datang.








