Pada hari Senin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami kenaikan di tengah para pelaku pasar yang menunggu data ekonomi domestik yang akan dirilis selama pekan ini. IHSG dibuka dengan kenaikan 37,31 poin atau 0,56 persen mencapai posisi 6.716,22. Sementara itu, indeks LQ45 naik 5,64 poin atau 0,75 persen ke posisi 755,66. Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG berpotensi untuk terus naik. Selama pekan ini, para pelaku pasar akan memantau data inflasi indeks harga konsumen (IHK), rilis keuangan big banks, dan data indeks manufaktur dari dalam negeri. Sedangkan dari luar negeri, China telah membebaskan sebagian impor dari AS dari tarif 125 persen, namun menolak klaim negosiasi Presiden AS Donald Trump. Gedung Putih juga menyatakan keterbukaan untuk bernegosiasi dengan Beijing terkait tarif, sementara Presiden Trump mengatakan bahwa pembicaraan dengan China masih berlangsung. Di Eropa, bursa saham Eropa meningkat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 naik 0,3 persen dan tumbuh 2,7 persen secara mingguan. Indeks utama Eropa, seperti DAX Jerman, FTSE Inggris, dan CAC Prancis juga mengalami kenaikan. Sementara di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq Composite juga mengalami kenaikan. Bursa saham Asia juga mengalami pergerakan dengan Nikkei yang menguat dan Shanghai yang melemah. Pergerakan pasar selama ini memperlihatkan bahwa IHSG berpotensi mengikuti tren kenaikan global.








