Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah memberikan edukasi literasi keuangan kepada lebih dari 73.000 orang sejak awal tahun 2025. Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi dilakukan melalui 56 sesi di berbagai daerah untuk mencakup beragam kalangan, mulai dari pelajar hingga pegawai. Tujuan dari edukasi literasi keuangan ini adalah agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang produk dan layanan keuangan, sehingga dapat terhindar dari penipuan pinjaman online dan investasi ilegal.
Kolaborasi OJK dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya terus berlanjut dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di Provinsi Sulteng. Melalui kegiatan seperti kuliah umum untuk mahasiswa dan sosialisasi kepada masyarakat, OJK berkomitmen untuk memastikan akses terhadap informasi keuangan yang benar dan berkualitas. Dengan sinergi antara berbagai pihak, OJK bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan dan memajukan perekonomian di wilayah tersebut.








