Sunday, December 7, 2025
HomeBisnisStrategi Asosiasi untuk Hadapi Tarif Trump dalam Usaha Logistik

Strategi Asosiasi untuk Hadapi Tarif Trump dalam Usaha Logistik

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, mengajak Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) untuk memperkuat ekosistem usaha logistik nasional dalam menghadapi tarif resiprokal yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ALFI diakui sebagai bagian integral dari rantai pasok, yang merupakan sistem terkoordinasi yang mengatur alur barang, informasi, dan jasa dari produsen hingga konsumen akhir. Dukungan terhadap industri yang sedang bertransisi dianggap penting untuk meningkatkan skil, memperkuat daya tahan, dan mendukung pertumbuhan di tengah skenario transisi ekonomi.

Dalam upaya menjadikan Indonesia pemenang di kawasan ASEAN yang kompetitif, Anindya menyoroti pentingnya analisis terhadap rantai pasok nasional yang terganggu, serta menekankan perlunya negara ini mampu bersaing di era Trump 2.0. Peluang besar bagi Indonesia juga terbuka dari ketertarikan AS terhadap produk-produk tertentu, seperti kapas, gandum, dan migas, yang dapat memunculkan penurunan tarif hingga nol persen. Strategi konkret, seperti relokasi ekspor lobster tanpa transit ke Vietnam, dianggap sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

Selain itu, Kadin juga mendukung strategi relokasi impor migas sebagai upaya menyeimbangkan surplus perdagangan dengan AS. Anindya optimis bahwa Indonesia dapat menjadi pemenang, dengan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja melalui ekspor dan rantai pasok yang tangguh serta adaptif. Kadin juga menggarisbawahi perlunya manfaatkan potensi lokal, seperti daun kelor dan perikanan dari Nusa Tenggara Timur, untuk mengoptimalkan peluang ekonomi. Dengan strategi yang tepat dan dukungan penuh terhadap industri logistik, Indonesia diharapkan mampu bersaing dan berkembang di tengah dinamika ekonomi global.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler