Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dengan perkiraan dividen yield di atas 7,6 persen. Dalam tiga tahun terakhir, TUGU telah membagikan dividen dengan rasio pembayaran 40 persen dari laba bersih. Dengan asumsi payout ratio sekitar 40 persen, dividen diperkirakan mencapai Rp280 miliar atau Rp78,75 per saham. Dividen yield yang masih di atas 7,6 persen membuat TUGU terlihat menarik.
Sebelumnya, dividen yang diberikan TUGU pada tahun lalu sebesar Rp123,26 per saham dengan yield 12,7 persen. Selain itu, rasio price to book value (PBV) TUGU masih di bawah 0,4 persen, dengan price to earning ratio (PER) di bawah 0,6 kali. PBV dan PER yang rendah bisa mencerminkan harga saham yang relatif murah.
Meskipun koreksi harga saham TUGU mungkin terjadi setelah dividen, valuasi saham yang rendah dapat memberikan potensi kenaikan yang tinggi. Selain itu, tren penguatan saham TUGU didorong oleh rencana pengumuman dividen dalam RUPS serta potensi kenaikan saham karena nilai buku saham TUGU selalu meningkat setiap tahun. Rally harga saham TUGU sejak 9 April hingga 23 April 2025 sebesar 14,69 persen menunjukkan ketertarikan pasar terhadap saham ini.
Secara keseluruhan, TUGU menunjukkan performa yang solid dan stabil, dengan nilai valuasi yang murah dan potensi dividen yang dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan saham. Saham TUGU tetap menarik perhatian investor dengan dividen yield di atas 7,6 persen dan tren penguatan yang positif.







