Thursday, December 11, 2025
HomeFinansialRupiah Kuat dengan The Fed Membuka Pintu Pemotongan Bunga

Rupiah Kuat dengan The Fed Membuka Pintu Pemotongan Bunga

Pejabat Federal Reserve (Fed) memberikan sinyal bahwa mereka akan mempertimbangkan pemotongan suku bunga pada bulan Juni jika terjadi indikasi resesi yang meningkat. Hal ini mempengaruhi penguatan nilai tukar rupiah menurut Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi. Analis mata uang ini menyoroti bahwa penguatan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh kebijakan pelonnggaran suku bunga yang dibuka oleh The Fed.

Pejabat Fed, seperti Presiden Fed Cleveland Beth Hammack dan Gubernur Fed Christopher Waller, telah menyatakan kesiapan untuk bertindak cepat jika data mendukung pemotongan suku bunga. Hal ini membuat harapan pasar akan adanya pelonggaran kebijakan The Fed semakin tinggi. Ibrahim Assuabi juga mengindikasikan bahwa prospek pelonggaran kebijakan yang lebih agresif mungkin akan terjadi, dengan kemungkinan pemotongan suku bunga sebanyak tiga kali hingga akhir tahun.

Penguatan nilai tukar rupiah terlihat pada penutupan perdagangan hari ini di Jakarta, di mana rupiah menguat 44 poin atau 0,26 persen menjadi Rp16.829 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.873 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga mengalami kenaikan ke level Rp16.829 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.884 per dolar AS.

Dengan perkembangan ini, terlihat bahwa penguatan rupiah dipengaruhi oleh sentimen pasar terhadap kebijakan The Fed. Harapan akan penurunan suku bunga yang diungkapkan oleh pejabat Fed telah memberikan dampak positif terhadap nilai tukar rupiah. Hal ini mencerminkan dinamika pasar global yang harus terus dipantau.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler