Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat akan memulai kembali perundingan dalam dua pekan ke depan. Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan jadwal tersebut sebagai respons terhadap pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengancam memberlakukan tarif resiprokal dalam waktu 2-3 minggu ke depan. Budi menyatakan bahwa Indonesia diberi kesempatan untuk berunding mengenai tarif resiprokal, menunjukkan bahwa negosiasi dilakukan sesuai dengan prosedur. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menegaskan bahwa pembahasan isu teknis terkait tarif resiprokal dengan AS akan dimulai dalam dua pekan mendatang. Perundingan ini diharapkan akan menghasilkan kerangka kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak. Dokumen resmi telah ditandatangani untuk memulai proses negosiasi teknis mengenai isu tarif resiprokal antara Amerika Serikat dan Indonesia. Ini menunjukkan komitmen kedua negara untuk menyelesaikan masalah ini melalui diskusi yang konstruktif.








