Thursday, December 11, 2025
HomeFinansial5 Cara Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Tata Kelola

5 Cara Meningkatkan Partisipasi Perempuan dalam Tata Kelola

Partisipasi dan Peran Perempuan dalam Tata Kelola Keuangan dan Integritas

Sophia Wattimena, Ketua Dewan Audit OJK, menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam tata kelola keuangan karena kesetaraan gender berhubungan erat dengan tingkat integritas suatu bangsa. Dia menyampaikan hal ini dalam perayaan Hari Kartini yang diadakan oleh OJK di Jakarta. Sophia menyatakan bahwa negara-negara dengan indeks ketimpangan gender rendah cenderung memiliki tingkat korupsi yang juga rendah, menekankan perlunya peningkatan partisipasi perempuan dalam tata kelola.

Sophia juga menyoroti sejumlah tantangan sosial ekonomi yang dihadapi perempuan saat ini, mulai dari rendahnya tingkat pendidikan hingga tingginya tingkat korban pinjaman online ilegal. Menurutnya, menanamkan nilai integritas harus dimulai sejak dini, dan perempuan Indonesia memiliki peran kunci dalam membentuk generasi yang jujur, tangguh, dan cerdas dalam pengambilan keputusan.

Veronica Tan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, juga menekankan pentingnya perempuan bukan hanya sebagai pengurus rumah tangga, tetapi juga sebagai pendidik generasi masa depan. Dia menegaskan bahwa perempuan sejak awal adalah agen perubahan, dan saat ini tugas kita adalah menciptakan ruang dan ekosistem yang mendorong perempuan untuk sadar, diakui, dan diberdayakan.

Perayaan Hari Kartini yang diadakan oleh OJK dihadiri oleh lebih dari 200 peserta secara langsung dan sekitar 3.000 peserta daring. OJK menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga budaya anti-fraud dan integritas, sejalan dengan berbagai inisiatif yang dijalankan termasuk peran aktif dalam menjaga integritas melalui larangan gratifikasi, pelaporan indikasi fraud, dan pelanggaran etik.

OJK telah menunjukkan komitmennya melalui sertifikasi Manajemen Anti Penyuapan di seluruh satuan kerja, pengendalian gratifikasi yang ketat, serta sinergi dengan KPK dalam mencetak penyuluh antikorupsi bersertifikat. Dengan demikian, partisipasi dan peran perempuan dalam tata kelola keuangan dan integritas menjadi kunci dalam membangun bangsa yang jujur, tangguh, dan adil.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler