Sunday, December 7, 2025
HomeFinansialPelaku Sebut Volatilitas Bitcoin Dipicu Reaksi Pasar Terhadap Kebijakan AS

Pelaku Sebut Volatilitas Bitcoin Dipicu Reaksi Pasar Terhadap Kebijakan AS

Bitcoin yang dahulu dianggap sebagai alat spekulatif kini mulai mendapatkan posisi baru sebagai penyimpan nilai dan pelindung kekayaan jangka panjang. Menurut CEO Indodax, Oscar Darmawan, volatilitas harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi oleh respons pasar terhadap dinamika kebijakan perdagangan global dan minimnya likuiditas di akhir pekan. Kenaikan harga Bitcoin ke level 86.000 dolar AS sementara waktu lalu dipicu oleh kabar pengecualian tarif, namun faktor likuiditas yang rendah dan ketidakjelasan arah kebijakan perdagangan AS membuat pasar kembali ragu, harga terkoreksi menjadi di bawah 84.000 dolar AS.

Oscar juga menyoroti bahwa adopsi institusional seperti lewat ETF dan potensi kebijakan AS menunjukkan bahwa kripto sudah diperhitungkan serius oleh para pengambil kebijakan. Menurutnya, narasi bahwa Bitcoin hanya sebagai alat spekulatif mulai tergantikan dengan posisi Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan pelindung kekayaan jangka panjang. Hal ini terlihat dari adopsi Bitcoin oleh pemerintah besar seperti Amerika Serikat, yang dapat meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi blockchain dan aset digital dari berbagai pihak.

Meski demikian, Oscar tetap memperingatkan potensi gangguan makroekonomi seperti konflik dagang atau resesi yang tetap harus diwaspadai. Dia menyarankan agar investor tetap disiplin dalam manajemen risiko dan menggunakan strategi investasi jangka panjang seperti Dollar-Cost Averaging (DCA) untuk menghadapi volatilitas pasar. DCA adalah strategi yang dapat mengurangi tekanan emosional dalam berinvestasi, terutama di tengah situasi ekonomi global yang belum stabil. Semua tindakan ini harus diambil dengan bijak, sebagai pertimbangan dalam berinvestasi.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler