Saturday, December 6, 2025
HomeBursaPrediksi Fluktuatif IHSG Tertahan di 6.500

Prediksi Fluktuatif IHSG Tertahan di 6.500

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi oleh Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto akan tetap tertahan di kisaran 6.500 dalam jangka pendek. Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian global akibat perang tarif antara Amerika Serikat dan China, serta aliran modal keluar dari pasar saham tanah air. Menurunnya daya beli masyarakat dan kepercayaan konsumen juga menjadi tekanan bagi pasar, terlihat dari penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menurut survei Bank Indonesia. Periode bulan Ramadhan dan Lebaran yang biasanya menguntungkan emiten sektor konsumsi dan ritel tidak memberikan efek positif tahun ini, menandakan lemahnya daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah.

Di sisi lain, sektor komoditas seperti harga batu bara, sawit, dan nikel mengalami tekanan, namun harga emas menunjukkan penguatan signifikan. Proyeksi tren harga emas pada tahun 2025 mencapai kisaran antara 3.500 hingga 4.000 dolar AS per troy ounce. Meskipun demikian, ada emiten yang berhasil mencatatkan tren kenaikan seperti PT Aneka Tambang Tbk yang bergerak di bidang pertambangan emas.

Rencana intervensi dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sebagai penyedia likuiditas di pasar modal memperlihatkan potensi untuk menahan pelemahan IHSG. Namun, Rully juga menekankan agar dividen BUMN yang digunakan untuk intervensi pasar tidak terlalu besar, sehingga pemerintah sebaiknya membiarkan pasar bergerak secara alami. Stabilisasi pasar hanya perlu dilakukan untuk menjaga kepercayaan dan stabilitas jangka pendek, bukan sebagai instrumen utama menggerakkan pasar modal.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler