Sunday, December 7, 2025
HomeBursaIHSG Ditutup Menguat di Tengah Negosiasi RI-AS

IHSG Ditutup Menguat di Tengah Negosiasi RI-AS

Pada Kamis sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup dengan kenaikan, mencapai 38,22 poin atau 0,60 persen menjadi 6.438,27. Hal ini terjadi karena para pelaku pasar tengah menghadapi situasi wait and see terkait proses negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terkait tarif resiprokal. Selama perdagangan, IHSG bergerak secara menyamping menunjukkan sikap hati-hati para pelaku pasar menjelang libur panjang akhir pekan. Valdy Kurniawan, Senior Equity Research Analyst dari Phintraco Sekuritas mengatakan bahwa pasar sedang mengantisipasi hasil dari proses negosiasi tersebut.

Pelaku pasar juga khawatir tentang kemungkinan perubahan kebijakan tarif atau kebijakan baru terkait tarif selama libur panjang. Di saat yang sama, China telah menerapkan kebijakan nontarif yang bisa membatasi perdagangan dengan AS. Terkait kekhawatiran lainnya, Ketua The Fed, Jerome Powell, menyatakan kekhawatirannya terhadap outlook inflasi yang akan mempersempit ruang gerak The Fed.

Meskipun dibuka dengan kenaikan, IHSG berhasil mempertahankan kenaikan tersebut hingga penutupan perdagangan. Sektor infrastruktur menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti. Namun, sektor industri mengalami penurunan terdalam diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor barang konsumen non-primer.

Beberapa saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya adalah CENT, NASI, FMII, BNBA, dan SOHO. Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar adalah LION, DOSS, BOAT, BEER, dan MEJA. Jumlah frekuensi perdagangan mencapai 1.151.570 kali transaksi dengan total saham diperdagangkan senilai Rp9,76 triliun.

Di regional Asia, indeks Nikkei, Shanghai, Kuala Lumpur, dan Strait Times juga mengalami kenaikan pada sore hari tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pasar saham regional Asia juga mengalami perkembangan yang positif. Ini adalah situasi pasar saham pada Kamis yang dapat direspons oleh para pelaku pasar dengan bijak untuk mengambil keputusan investasi yang tepat demi meraih hasil optimal.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler