Saturday, December 6, 2025
HomeBursaIHSG Berpotensi Koreksi ke 6.160 Akibat Perang Tarif

IHSG Berpotensi Koreksi ke 6.160 Akibat Perang Tarif

Di tengah eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan China, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami koreksi hingga mencapai level support 6.160. Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus, menyatakan bahwa IHSG berpotensi melemah terbatas dengan level support dan resistance yang ditetapkan. Eskalasi perang dagang yang semakin meningkat menjadi perhatian utama, terutama setelah AS kembali menaikkan tarif impor hingga 245 persen kepada China sebagai balasan atas kebijakan yang diambil oleh China dalam menanggapi keputusan Presiden AS Donald Trump. Kemungkinan eskalasi ini dan dampaknya yang akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang menjadi fokus perhatian bagi para pelaku pasar.

China juga merespons dengan menyatakan bahwa mereka harus bersatu untuk menghadapi kesulitan yang ada, serta mengambil langkah-langkah untuk diversifikasi pasar dan stabilisasi perekonomian. Selain itu, pertumbuhan ekonomi China yang di atas ekspektasi turut mempengaruhi pasar saham, namun keberlangsungan pertumbuhan ini menjadi pertanyaan mengingat adanya tarif baru AS yang akan berlaku di kuartal II-2025, yang mungkin akan mempengaruhi arus perdagangan antara negara-negara tersebut. Bursa saham di berbagai negara juga terpantau beragam, dengan Wall Street dan bursa saham Eropa mengalami koreksi pada perdagangan terakhir.

Sementara itu, imbal hasil obligasi US Treasury 10 Year mengalami penurunan, sementara harga emas terus menunjukkan kenaikan yang signifikan. Perkembangan ini menandakan ketidakpastian di pasar global yang dipengaruhi oleh perang dagang dan kebijakan impor yang diterapkan oleh AS dan China. Pergerakan IHSG ke depan akan sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, termasuk keputusan Amerika Serikat dan respons dari China dalam menghadapi situasi ini. Maka, para pelaku pasar diharapkan dapat memperhatikan perkembangan terkini dan bersiap menghadapi situasi yang tidak pasti.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler