Saturday, December 6, 2025
HomeBisnisWamenkop Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Serap Jutaan Tenaga Kerja

Wamenkop Sebut Kopdes Merah Putih Bisa Serap Jutaan Tenaga Kerja

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih memiliki potensi untuk menyerap ratusan ribu hingga jutaan tenaga kerja produktif di desa. Dengan pembentukan 80 ribu Kopdes Merah Putih, satu koperasi diasumsikan membutuhkan 10 orang tenaga kerja, sehingga totalnya mencapai 800 ribu tenaga kerja. Jika satu koperasi membutuhkan 100 orang, maka jumlah tenaga kerja produktif yang bekerja di Kopdes Merah Putih bisa mencapai 8 juta orang. Pernyataan tersebut muncul setelah Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan bahwa Kopdes Merah Putih berpotensi untuk menarik tenaga kerja dari berbagai latar belakang, mulai dari lulusan sarjana hingga pensiunan.

Wamenkop Ferry juga mengajak tenaga kerja produktif di desa dan anak muda yang biasanya tinggal di luar desa untuk bergabung dengan Kopdes Merah Putih. Dia berharap agar program ini bisa membantu dalam memajukan desa dan memberikan kesempatan bagi para warga desa untuk berkembang di masa depan. Mendes PDT Yandri Susanto menekankan pentingnya kepala desa untuk memprioritaskan penerimaan tenaga kerja dari kalangan sarjana yang belum bekerja, pegawai terampil yang terdampak PHK, serta pensiunan profesional untuk terlibat dalam Kopdes Merah Putih. SDM yang mengelola koperasi ini juga sebaiknya berasal dari desa terkait.

Dalam pelaksanaan Kopdes Merah Putih, pemerintah berupaya untuk memberikan kesempatan kepada penduduk desa untuk terlibat. Mereka yang memiliki keahlian, pengalaman, dan kecakapan diharapkan dapat berkontribusi dalam pengelolaan koperasi ini. Komitmen untuk mengutamakan SDM dari desa dan memperhatikan berbagai latar belakang tenaga kerja merupakan langkah awal yang penting dalam pengembangan koperasi desa. Dengan demikian, Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif dalam menyerap tenaga kerja produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler