Saturday, December 6, 2025
HomeBursaIHSG Menguat Tipis Meski Tensi AS-China Masih Berlangsung

IHSG Menguat Tipis Meski Tensi AS-China Masih Berlangsung

Pada Jumat sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat tipis di tengah masih adanya ketegangan perang tarif antara Amerika Serikat (AS) dan China. IHSG mengalami kenaikan 8,20 poin atau 0,13 persen menjadi 6262,22, sedangkan indeks LQ45 turun 0,41 poin atau 0,06 persen ke posisi 706,70.

Tingginya volatilitas dan ketidakpastian di pasar keuangan global karena perang tarif AS-China masih berlangsung membuat pelaku pasar berhati-hati. Meskipun ada penangguhan tarif selama 90 hari, kebijakan perdagangan Presiden Trump masih menyebabkan kekhawatiran terhadap kemungkinan resesi ekonomi AS.

Pemerintah AS telah mengkonfirmasi bahwa tarif kumulatif atas barang dari China telah naik menjadi 145 persen, memicu keprihatinan akan pembalasan lebih lanjut dari China yang saat ini sudah mengenakan tarif sebesar 84 persen atas impor dari AS. Sementara itu, China juga tengah mempersiapkan tindakan balasan tambahan terhadap perusahaan-perusahaan AS, meningkatkan ketidakpastian dan kekhawatiran akan dapannya resesi global.

Di dalam negeri, pemerintah membuka ruang revisi terkait aksi korporasi seperti merger dan akuisisi guna melindungi iklim usaha dari dampak kebijakan tarif AS. Harapannya, revisi ini dapat meringankan beban pelaku usaha yang terdampak oleh kondisi perdagangan global yang memburuk.

Meskipun dibuka melemah, IHSG berhasil bergerak ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor barang baku menjadi yang paling menguat dengan kenaikan 2,87 persen, diikuti sektor transportasi & logistik serta sektor energi yang masing-masing naik sebesar 1,27 persen dan 0,77 persen.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler