Ketua Umum organisasi penggemar Persija The Jakmania, Diky Soemarno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan penggemar Persebaya menjelang pertandingan Liga 1 antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya di Jakarta. Menyambut kedatangan penggemar dari tim lawan merupakan hal yang biasa dilakukan oleh Jakmania, seperti yang terjadi saat lawan PSS Sleman, Persita Tangerang, dan klub lainnya. Hal ini dilakukan sebagai persiapan untuk masa depan ketika larangan untuk penggemar tim tandang dicabut. Regulasi larangan tersebut dikeluarkan oleh PSSI sebagai respons atas Tragedi Stadion Kanjuruhan di Malang pada Oktober 2022.
Meskipun regulasi larangan tur tandang sudah diberlakukan, sebagian penggemar tetap melanggar aturan tersebut dengan melakukan perjalanan untuk mendukung tim kesayangan mereka. Sebagai contoh, penggemar Persija pernah melakukan tur ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, untuk memberikan dukungan langsung kepada tim. Meskipun tidak terjadi keributan antara kedua kelompok penggemar selama pertandingan, baik Persebaya maupun Persija tetap dikenakan sanksi denda oleh Komite Disiplin PSSI. Tindakan ini sebagai bentuk penegakan aturan yang berlaku demi menjaga ketertiban dan keamanan dalam dunia sepakbola.
Artikel ini dipersembahkan oleh ANTARA, dimana Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, berkomunikasi dengan penggemar Persebaya menjelang pertandingan penting antara Persija dan Persebaya. Aturan larangan penggemar tim tandang yang dikeluarkan oleh PSSI sebagai respons terhadap insiden di Stadion Kanjuruhan menandai pentingnya penegakan aturan dalam olahraga sepakbola Indonesia. Meskipun ada kelompok penggemar yang melanggar aturan tersebut, langkah tegas dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di dalam stadion.








