Pelatih kepala Pelatnas PBSI, Mulyo Handoyo, mempercayai kemampuan Indra Widjaya yang saat ini menjabat sebagai pelatih utama sektor tunggal putra. Mulyo menilai pengalaman dan rekam jejak Indra dalam dunia bulu tangkis membuatnya layak memimpin Jonatan Christie dan timnya. Sebagai mantan pemain dan pelatih di berbagai negara, Indra dianggap memiliki kapasitas untuk mengemban tugas tersebut.
Sebelumnya, Indra menjabat sebagai pelatih kepala tunggal putra pratama dan memiliki pengalaman melatih di Malaysia dan Korea Selatan. Mulyo sendiri tetap aktif dalam memantau program latihan atlet setiap hari, berdiskusi dengan pelatih lain, dan mengawal proses regenerasi atlet. PBSI menjelaskan bahwa rotasi pelatih dilakukan karena pertimbangan kesehatan, sehingga Mulyo diminta untuk fokus sebagai kepala pelatih tanpa harus bepergian ke turnamen internasional.
Dengan kehadiran Indra sebagai pelatih utama, Mulyo berharap sektor tunggal putra dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya setelah gagal mempertahankan gelar di Super 1000 All England 2025. PBSI juga menunjuk Wiempie Mahardi sebagai pelatih kepala tunggal putra pratama menggantikan Indra, serta Herli Djaenudin sebagai kepala pelatih tunggal putri pratama. Semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk membawa sektor ini ke arah yang lebih baik.







