KAI Services telah bekerja sama dengan 12 lembaga pendidikan untuk meningkatkan rekrutmen sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi. Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan penumpang kereta api dengan meningkatkan kompetensi SDM yang terlibat. Melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan 12 lembaga pendidikan dan pelatihan, KAI Services berkomitmen untuk merekrut SDM berkualitas yang telah menjalani pelatihan profesional sesuai dengan kebutuhan industri jasa transportasi.
Beberapa lembaga pendidikan yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain Universitas Binawan (Binawan Cabin Crew Academy), Politeknik Pariwisata NHI Bandung, dan Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan. Selain itu, ada juga LKP Jogja Flight Indonesia, PT Anugerah Wira Angkasa Indonesia, dan beberapa LPKS lainnya. KAI Services berencana untuk melakukan rekrutmen pramugara dan pramugari melalui sistem walk-in interview dengan target sekitar 1.100 orang untuk mengisi posisi pramugara dan pramugari.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses seleksi tenaga kerja yang kompeten dan siap bertugas di atas kereta api. Dengan penambahan jumlah tenaga kerja, KAI Services berharap dapat meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan bagi penumpang. Selain itu, upaya ini juga sejalan dengan program transformasi SDM yang dicanangkan oleh KAI serta visi pemerintah dalam Asta Cita Presiden 2024-2029 untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor transportasi.
Melalui kerja sama ini, KAI Services berharap dapat mencetak tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan penumpang dan mendukung citra positif layanan kereta api di Indonesia.








