Sunday, February 8, 2026
HomeFinansialPenyebab Melemahnya Rupiah akibat Perang Dagang AS

Penyebab Melemahnya Rupiah akibat Perang Dagang AS

Nilai tukar rupiah kembali mengalami pelemahan akibat perang dagang yang terjadi di Amerika Serikat (AS). Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi, mengungkapkan bahwa dampak dari perang dagang tersebut membuat kurs rupiah melemah, dengan kemungkinan pembukaan pasar minggu ini mencapai level Rp16.900 atau bahkan Rp17.000.

Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini mengumumkan kenaikan tarif minimal 10 persen kepada banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, untuk barang-barang impor. Indonesia sendiri berada di urutan kedelapan dalam daftar negara yang terkena dampak kenaikan tarif AS sebesar 32 persen. Selain Indonesia, negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Kamboja, Vietnam, dan Thailand juga terkena dampak kenaikan tarif yang berbeda-beda.

Dalam konteks ini, Ibrahim menyarankan agar Pemerintah Indonesia memberlakukan biaya impor yang seimbang dengan biaya impor yang dikenakan oleh AS. Selain itu, Ibrahim juga mengungkapkan pentingnya untuk Indonesia memanfaatkan pasar baru seperti BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) untuk melakukan ekspor.

Untuk menghadapi dampak dari perang dagang, Ibrahim juga menyarankan agar Bank Indonesia tetap aktif di pasar dengan melakukan intervensi di perdagangan DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan Indonesia dapat siap menghadapi perang dagang dengan AS lebih baik.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler