Pada Rabu (21/7) atau H+2 Idul Fitri 1446 Hijriah, jumlah pengunjung Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan mencapai 102.928 orang. Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, menyatakan bahwa angka ini meningkat 53 persen dibandingkan dengan jumlah pengunjung pada Selasa atau hari kedua Idul Fitri sebelumnya yang mencapai 67.379 orang. Dari total pengunjung, sebanyak 5.735 membeli tiket secara daring dan 97.193 membeli tiket langsung di lokasi.
Pengunjung yang datang dengan sepeda berjumlah 61 orang, dengan 30 orang membeli tiket daring dan 31 orang membeli tiket secara langsung. Sementara pengunjung yang menggunakan sepeda motor mencapai 12.032 orang, di mana 525 orang membeli tiket daring dan 11.507 orang membeli tiket langsung. Jumlah kendaraan roda empat yang masuk ke Ragunan adalah sebanyak 4.766 unit, terdiri dari 380 mobil dengan tiket daring dan 4.386 mobil dengan tiket langsung.
Selain itu, terdapat 68 unit bus yang membawa rombongan pengunjung, di mana 5 di antaranya membeli tiket daring dan 63 membeli tiket langsung. Area Taman Satwa Anak (TSA) dikunjungi oleh 1.911 pengunjung, sedangkan Pusat Primata Schmutzer (PPS) dikunjungi oleh 8.174 pengunjung.
Taman Margasatwa Ragunan tetap menjadi destinasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk berlibur, terutama pada hari libur atau akhir pekan. Selain itu, Ragunan juga menyediakan berbagai kegiatan menarik seperti diskusi (keeper talk) yang dilakukan oleh perawat satwa kepada pengunjung dan atraksi feeding time untuk memberi makan kepada satwa-satwa seperti orangutan, komodo, gajah sumatera, burung pelikan, buaya muara, dan lain sebagainya.
Pada hari Selasa atau H+1 Idul Fitri, Taman Margasatwa Ragunan buka untuk pengunjung. Namun, pada hari H yang jatuh pada hari Senin, Ragunan ditutup sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018. Cuaca cerah dengan suhu 30 Celcius juga turut mendukung antusiasme masyarakat untuk mengunjungi kebun binatang terbesar di Jakarta ini.







