Sejumlah peziarah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak di Jakarta Pusat mengalami kesulitan menemukan lokasi makam kerabat mereka dan mengadu kepada pengurus pemakaman. Menurut Petugas Administrasi TPU Karet Bivak, Yani, ada sekitar 10 peziarah yang lupa lokasi makam kerabat mereka hingga tengah hari. Hal ini terjadi karena sebagian besar dari mereka jarang berkunjung, terutama para peziarah yang berasal dari luar kota bahkan mancanegara. Meskipun demikian, Yani memberikan bantuan kepada peziarah dengan menggunakan tanggal wafat kerabat mereka sebagai patokan untuk menemukan makam yang dimaksud dengan mengacu pada data yang ada di sistem pemakaman.
TPU Karet Bivak sendiri memiliki sekitar 60 ribu petak makam, dengan jenis petak yang berbeda-beda, seperti satu petak satu makam, satu petak dua atau tiga makam. Hingga pukul 12 siang, sekitar 1.500 pengunjung telah datang ke TPU Karet Bivak dan diperkirakan jumlah peziarah akan terus bertambah hingga mencapai 3.500 pengunjung pada sore hari. Meskipun jumlah peziarah hari ini diprediksi lebih rendah dibandingkan Lebaran pertama yang mencapai 7.000 pengunjung, Yani menekankan bahwa masih banyak peziarah yang akan datang seiring berjalannya waktu. Sebagaimana yang terjadi pada hari Lebaran kedua, di mana TPU Karet Bivak terus ramai dikunjungi meskipun beberapa peziarah mungkin telah melakukan perjalanan mudik atau memiliki urusan lain.


