Program transmigrasi yang dilaksanakan di Batam, Kepulauan Riau, berfokus pada peningkatan pendapatan masyarakat peserta program tersebut. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara menjelaskan bahwa tujuan utama dari program transmigrasi adalah meningkatkan pendapatan masyarakat tersebut. Hal ini bertujuan untuk memberikan hasil yang lebih jelas, rather than just a vague idea of improving welfare. Lebih lanjut, program transmigrasi lokal juga menjadi solusi untuk mengatasi konflik tanah adat di Rempang, Kepulauan Riau, terkait dengan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City. Saat ini, beberapa warga telah mendaftar ke program ini dan melaporkan peningkatan pendapatan setelah bergabung. Misalnya, Yana dari Pasir Panjang sebelumnya memiliki pendapatan Rp1,6 juta per bulan, tetapi sebagai koordinator pekerja pembangunan di PSN Rempang Eco City, ia kini menghasilkan sekitar Rp4 juta per bulan. Di saat yang sama, sejumlah rumah di PSN sedang dibangun dengan strategi adaptasi untuk mengatasi potensi keterlambatan pembayaran dari pengembang. Peningkatan pendapatan warga peserta program ini mendukung visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat dan memastikan keberlanjutan program transmigrasi di masa depan.








