Krisis ekonomi telah memberikan pelajaran berharga bagi Indonesia, membuat Bank Indonesia (BI) semakin berhati-hati. Berbagai pengalaman menghadapi krisis telah mendorong BI dan komunitas terkait untuk memperketat regulasi dan pengaturan secara prudent. Hal tersebut membuat ekonomi Indonesia semakin resilient, terbukti saat krisis ekonomi tahun 2009 di mana ekonomi negara lain mengalami penurunan, Indonesia tetap tumbuh hingga 4,5 persen. Melalui pengaturan, code of conduct, kebijakan, dan koordinasi yang baik, sistem keuangan di Indonesia tetap stabil. Hal ini membuat Indonesia mampu bertahan serta pulih dari gejolak ekonomi global. Pengalaman-pengalaman sebelumnya telah mengajarkan Indonesia untuk mengembangkan strategi kebijakan yang efektif dalam menghadapi dinamika global. Sistem Stabilitas Keuangan (SSK) di Indonesia juga tetap terjaga dengan baik, memperlihatkan ketahanan ekonomi Indonesia. Dengan adanya disiplin dan kehati-hatian, Indonesia dapat menghadapi tantangan ekonomi global dengan stabil, agile, dan mampu untuk bangkit kembali.


