Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada Rabu sore setelah hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dari big banks. IHSG ditutup menguat 236,74 poin atau 3,80 persen ke posisi 6.472,36 sedangkan indeks LQ45 naik 34,13 poin atau 4,90 persen ke posisi 731,14. Momentum positif IHSG ini sejalan dengan hasil RUPST Big Banks yang digelar selama tiga hari oleh empat Himpunan Bank Milik Negara (Himbra).
Keempat bank tersebut, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), sepakat untuk membagikan dividen serta melakukan aksi buyback saham kecuali BTN. BBRI dan BMRI setuju untuk membagikan dividen besar dari laba bersih tahun buku 2024, sementara BBNI dan BTN juga mengumumkan keputusan serupa.
IHSG bertahan di zona positif sepanjang sesi perdagangan saham dengan sektor barang baku, keuangan, dan infrastruktur menjadi yang menguat secara signifikan. Beberapa saham yang mengalami penguatan antara lain KRAS, ADHI, WTON, PPRE, dan WEGE, sementara saham-saham seperti TRUS, DADA, MDRN, NINE, dan FLMC mengalami pelemahan. Frekuensi perdagangan saham juga tercatat cukup tinggi, mencapai 1.109.000 kali transaksi.
Di pasar saham regional Asia, indeks Nikkei menguat, indeks Shanghai melemah, indeks Kuala Lumpur menguat, dan indeks Straits Times juga mengalami kenaikan. Kontribusi positif dari big banks Himbara serta sektor-sektor yang kuat membuat IHSG menguat secara signifikan. Semua ini menjadi indikasi bahwa pasar saham Indonesia masih menunjukkan kinerja yang stabil dan menguntungkan.








