Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, mengajukan permintaan kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menyerap gabah dan beras hasil panen petani tanpa adanya pembatasan kualitas maupun kuantitas sebagai persiapan menghadapi panen raya. Permintaan ini juga merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto agar Bulog dapat menyerap hasil pertanian dengan harga beli yang telah ditetapkan. Demi menjawab kekhawatiran petani yang tidak memiliki kejelasan terkait penyerapan gabah menjelang panen raya pada Maret dan April 2025, Alex menyarankan Bulog untuk memberikan penjelasan mengenai peta jalan yang akan diambil dan rencana penyerapan dalam ruang publik.
Menanggapi ketidaktertiban stok beras, Presiden juga memberikan arahan kepada Bulog untuk memanfaatkan pinjaman dari perbankan jika memang stok beras tidak mencukupi. Alex mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga beli gabah kering sebesar Rp6.500 per kilogram namun menegaskan pentingnya agar hasil pertanian petani tidak terserap selama panen raya karena alasan stok yang berlebih. Selain itu, perlu adanya klarifikasi dari Bulog terkait cara kerja dalam menyerap gabah atau beras untuk menjawab ketakutan petani. Dengan demikian, kejelasan batasan dan mekanisme penyerapan dari Bulog menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan petani dalam menghadapi panen raya yang akan datang.








