Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah berhasil menjual sebanyak 1.540 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam Operasi Pasar Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga selama periode Ramadhan hingga Lebaran 2025. Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengungkapkan bahwa total penjualan seluruh komoditas pangan pokok dalam Operasi Pasar Pangan Murah mencapai 2.731 ton di seluruh Indonesia. Operasi Pasar Pangan Murah tersebut telah dilaksanakan di 3.159 outlet, di mana beras SPHP menjadi komoditas dengan penjualan tertinggi. Kolaborasi lintas sektor dan berbagai pemangku kepentingan dilakukan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Idul Fitri 2025 dengan melakukan rencana aksi pengendalian harga pangan, termasuk Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadhan dan Idul Fitri 2025 yang telah dilakukan sebanyak 1.480 kali. Selain itu, realisasi GPM sejak 1 Januari hingga 21 Maret 2025 telah dilaksanakan sebanyak 2.384 kali. Operasi pasar pangan murah dilakukan di seluruh Indonesia dengan melibatkan 4.500 gerai PT Pos Indonesia dan berbagai BUMN pangan. Beberapa komoditas utama yang dijual termasuk minyak goreng, bawang putih, gula konsumsi, daging kerbau beku, cabai rawit merah, telur ayam ras, dan beras SPHP. Tindakan ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat jelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) puasa Ramadhan hingga Idul Fitri 2025.








