Sunday, February 8, 2026
HomeKriminalitasUngkap Kematian Mahasiswa UKI: Alat Bukti yang Belum Lengkap

Ungkap Kematian Mahasiswa UKI: Alat Bukti yang Belum Lengkap

Polres Metro Jakarta Timur belum dapat menaikkan kasus kematian Kenzha Ezra Walewangko, mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), ke tahap penyidikan karena kekurangan dua alat bukti yang diperlukan. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, menyatakan bahwa hasil autopsi korban dan pemeriksaan laboratorium forensik masih belum lengkap. Polisi masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri dan pemeriksaan Labfor terkait penyebab kematian korban. Selanjutnya, proses penyelidikan ilmiah sedang dilakukan untuk memahami secara detail kronologi dan sebab kematian Kenzha. Setelah hasil autopsi dan Labfor keluar, penyidik akan melakukan pra rekonstruksi untuk mengklarifikasi kasus tersebut.

Puluhan mahasiswa UKI telah melakukan unjuk rasa di depan Polres Metro Jakarta Timur untuk menuntut kejelasan atas kasus kematian Kenzha. Koordinator aksi, Emon Wirawan, menyampaikan kekecewaan karena setelah hampir tiga minggu polisi belum bisa menetapkan tersangka, meskipun sejumlah saksi telah diperiksa. Mahasiswa mempertanyakan kinerja polisi terkait kasus ini dan menekankan pentingnya penyelesaian kasus tersebut. Polisi berjanji akan melanjutkan proses penyelidikan dengan serius dan akan melibatkan ahli pidana untuk membantu.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Timur terus melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Kenzha. Keterbukaan dan transparansi dalam penyelesaian kasus ini menjadi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Dengan dukungan dari pihak berwenang serta partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan keadilan dapat ditegakkan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler