Timnas Indonesia harus belajar dari kesalahan mereka saat bertanding melawan Australia untuk menghadapi Bahrain selanjutnya. Dalam pertandingan lawan Australia, banyak kesalahan individu yang dilakukan oleh pemain Indonesia, sehingga membuat tim tuan rumah menang dengan skor telak 1-5. Hal ini disadari oleh pemain timnas, Calvin Verdonk. Verdonk menegaskan pentingnya menjaga tenaga dan sikap yang positif dalam menghadapi Bahrain, serta mengakui kesalahan yang terjadi dalam pertandingan melawan Australia.
Kesalahan pemain seperti Nathan Tjoe-A-On dan Thom Haye berkontribusi pada gol-gol Australia. Verdonk percaya bahwa meskipun Bahrain mungkin tidak sekuat Australia dalam situasi set-piece, tim Indonesia perlu memperbaiki kinerja mereka dalam hal tersebut. Berdasarkan pengalamannya, Verdonk yakin bahwa masa depan timnas Indonesia bersama pelatih Patrick Kluivert tetap cerah meskipun diawali dengan kekalahan 1-5. Dia memuji kepribadian dan pengetahuan sepak bola Kluivert, dan yakin akan adanya kemajuan di masa depan.
Pentingnya fokus dan disiplin dalam set-piece juga disorot oleh Verdonk, yang percaya bahwa dengan kinerja yang lebih baik dalam situasi tersebut, tim Indonesia dapat menjadi lebih kuat. Meski kekalahan dari Australia mengecewakan, Verdonk dan timnya tetap optimis dengan arah yang diambil oleh pelatih mereka. Dukungan terhadap Kluivert sebagai pelatih juga sangat dirasakan oleh para pemain timnas Indonesia, dan mereka berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang di bawah bimbingannya.








