Tuesday, January 13, 2026
HomeBisnisAirlangga Dorong Warga Miliki Rekening Bank: Langkah Menuju Keuangan Lebih Aman

Airlangga Dorong Warga Miliki Rekening Bank: Langkah Menuju Keuangan Lebih Aman

Pemerintah mendorong inklusi keuangan dengan Imbauan Presiden untuk Memiliki Rekening Perbankan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto yang mengimbau masyarakat agar memiliki rekening perbankan guna mencapai keuangan yang inklusif. Saat ini, sekitar 89 persen orang Indonesia telah memiliki fasilitas perbankan, namun masih ada daerah tertentu yang perlu didorong untuk memanfaatkan rekening dan memahami risiko investasi.

Salah satu langkah implementasi adalah pembentukan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) yang dipimpin langsung oleh Presiden. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga diberi mandat untuk meningkatkan literasi keuangan. Dengan penetapan kebijakan yang kondusif, diharapkan DNKI dapat digunakan untuk mendukung pelayanan keuangan di berbagai sektor, termasuk program elektronifikasi bantuan dan subsidi pemerintah.

Sasaran inklusi keuangan meliputi masyarakat berpenghasilan rendah, pelaku UMKM, kelompok pelajar, mahasiswa, santri, pemuda, pekerja migran, penyandang masalah kesejahteraan sosial, mantan napi, anak terlantar, disabilitas, masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan perempuan. Dengan upaya sinergi dan kolaborasi antar K/L anggota DNKI, target inklusi keuangan pada tahun 2023 adalah 88,7 persen untuk penggunaan akun dan 76,3 persen untuk kepemilikan akun.

Implementasi DNKI sejak 2016 telah menunjukkan perkembangan positif dalam kepemilikan dan penggunaan akun keuangan formal di Indonesia. Meskipun tingkat literasi keuangan meningkat, masih ada kelompok yang belum terjangkau. Ada kesenjangan antara masyarakat perkotaan dan pedesaan dalam inklusi keuangan.

Pemerintah juga telah mengintegrasikan data sosial dan ekonomi nasional melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menciptakan basis data yang lebih akurat dan tepat sasaran. Penerapan DTSEN termasuk pembentukan beneficiary registry untuk penyaluran bantuan sosial secara digital. Dengan langkah ini, diharapkan inklusi keuangan dapat terus meningkat dan mencapai target yang ditetapkan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler