Carlos Alcaraz mengalami kekalahan dalam semifinal BNP Paribas Open di Indian Wells setelah dikalahkan Jack Draper. Alcaraz mengakui bahwa rasa gugup adalah penyebab kekalahannya dan membuatnya harus mengakhiri rentetan kemenangan 16 pertandingan. Meskipun mampu bangkit pada set kedua, Alcaraz merasa tidak nyaman sepanjang pertandingan yang berakhir dengan skor 1-6, 6-0, 4-6.
Sebelum pertandingan, Alcaraz diskusi panjang dengan pelatihnya, Juan Carlos Ferrero. Dia mengakui bahwa persiapan sebelum pertandingan tidak optimal. Kekalahan pada set pertama dalam waktu 23 menit dengan banyak kesalahan sendiri dan pendaratan servis pertama yang rendah membuat Alcaraz menggambarkan set tersebut sebagai yang terburuk dalam karirnya.
Meskipun kalah, Alcaraz tetap memuji lawannya, Draper, yang mengundurkan diri saat bertemu dengannya di Australian Open. Meski kecewa dengan kekalahan, Alcaraz berencana untuk belajar dari kesalahan tersebut dan bersiap untuk turnamen selanjutnya di Miami.
Carlos Alcaraz, yang sebelumnya meraih gelar di Rotterdam bulan lalu, kini memiliki catatan 15-3 dalam musim ini dan berada di peringkat tiga ATP. Meski merosot dalam head to head dengan Draper, Alcaraz tetap mengakui kemampuan lawannya. Dia yakin Draper pantas bersaing di turnamen besar dan berharap bisa tampil lebih baik di turnamen mendatang.
Meskipun hasilnya kurang memuaskan, Alcaraz tetap fokus untuk terus belajar dan berkembang dalam karir tenisnya. Dengan semangat juang yang tinggi, Alcaraz akan terus bekerja keras untuk meraih kesuksesan di turnamen-turnamen selanjutnya seperti di Miami.








