Friday, March 6, 2026
HomeBeritaPete Hegseth: Calon Menhan AS dan Ketidaktahuannya tentang ASEAN

Pete Hegseth: Calon Menhan AS dan Ketidaktahuannya tentang ASEAN

Pete Hegseth, calon Menteri Pertahanan Amerika Serikat yang diusulkan Presiden Donald Trump, dengan tiba-tiba menjadi sorotan dunia karena ketidaktahuannya mengenai negara-negara ASEAN saat diujinya dalam ‘Fit and Proper-test’ pada Selasa (14/1). Kejadian ini memicu perdebatan terkait kualitas dan kredibilitas Hegseth sebagai calon Menhan. Senator Tammy Duckworth pun memberikan pertanyaan kepada Hegseth untuk menguji pemahamannya tentang isu strategis kawasan Indo-Pasifik. Pada dasarnya hubungan ASEAN dan Amerika Serikat cukup kuat sejak 2022, terutama dalam menghadapi pengaruh Tiongkok di kawasan tersebut.

Dalam tanggapannya, Hegseth tidak dapat menyebutkan jumlah negara anggota ASEAN secara pasti. Ia mengacu pada sekutu AS seperti Korea Selatan, Jepang, dan negara-negara dalam aliansi AUKUS seperti Australia. Duckworth kemudian mengoreksi pernyataan Hegseth, menegaskan bahwa ketiga negara tersebut bukan bagian dari ASEAN. Ini memberikan kesan bahwa Hegseth harus mempersiapkan dirinya dengan lebih matang untuk menduduki posisi Menteri Pertahanan.

Profil Hegseth menunjukkan bahwa ia adalah seorang pembawa acara berita Fox News yang memiliki latar belakang militernya. Ia memiliki pengalaman bertugas di berbagai tempat termasuk Irak dan Afghanistan, serta meraih berbagai penghargaan dari kemiliteran. Namun, kontroversi juga tidak jarang menimpa Hegseth, terutama terkait pendapat kontroversial yang ia sampaikan di Fox News.

Keseluruhan, kejadian ini menjadi sorotan karena menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan Hegseth dalam menghadapi tantangan global yang kompleks sebagai Menteri Pertahanan. Dengan profil dan pengalaman yang dimilikinya, Hegseth perlu memastikan bahwa ia memiliki pemahaman yang kuat tentang dinamika politik dan keamanan kawasan Indo-Pasifik serta hubungan Amerika Serikat dengan negara-negara di wilayah tersebut. Kesiapan dan kesungguhan Hegseth dalam menjawab pertanyaan terkait ASEAN dapat menjadi tolok ukur bagaimana ia akan menghadapi tantangan sebagai seorang pemimpin di bidang pertahanan.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler