Sunday, February 15, 2026
HomeBisnisWamenperin Himbau Swiss Tingkatkan Investasi di RI

Wamenperin Himbau Swiss Tingkatkan Investasi di RI

Pemerintah Indonesia telah mendorong peningkatan investasi dengan menyediakan berbagai insentif fiskal, seperti libur pajak, alokasi pajak, alokasi investasi, dan pemotongan pajak super untuk sekolah kejuruan dan R&D. Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menekankan pentingnya peningkatan investasi dari Swiss di Indonesia. Neraca perdagangan antara Indonesia-Swiss mengalami fluktuasi antara tahun 2022 hingga 2024, dengan penurunan ekspor Indonesia ke Swiss sebesar 26,05% dan kenaikan impor dari Swiss ke Indonesia sebesar 10,27% pada tahun 2024. Produk ekspor utama Indonesia ke Swiss meliputi perhiasan, perangkat telepon, dan emas, sedangkan impor Indonesia dari Swiss meliputi emas, jam tangan, dan jam tangan dari logam mulia. Wamenperin berharap pemerintah Swiss terus meningkatkan investasi di Indonesia untuk meningkatkan daya saing kedua negara. Saat ini, nilai investasi Swiss di Indonesia sebesar 244,9 juta dolar AS, menempatkannya di peringkat ke-19 dalam daftar Penanaman Modal Asing di Indonesia. Pemerintah telah memberikan insentif fiskal seperti libur pajak, alokasi pajak, alokasi investasi, dan pemotongan pajak super untuk menarik investor, dan Kementerian Perindustrian memastikan kepastian penerimaan insentif bagi investor asing melalui kebijakan pro-investasi. Kawasan industri di Indonesia saat ini menuju generasi keempat dengan fokus pada industri berkelanjutan berbasis Industri 4.0. Secara keseluruhan, kerjasama antara Indonesia dan Swiss dalam sektor manufaktur memiliki potensi besar untuk peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler