Setelah masa sanksi larangan bermain selama 18 bulan berakhir, Paul Pogba masih belum terburu-buru untuk memilih klub baru. Dilaporkan oleh ESPN, Pogba menghadapi keterbatasan dalam memilih klub karena jendela transfer MLS ditutup pada 23 April dan J1 League Jepang hanya menerima pemain baru hingga 26 Maret. Meskipun demikian, Pogba lebih tertarik untuk kembali ke liga besar Eropa.
Beberapa klub seperti Olympique Marseille dari Ligue 1, Fiorentina dari Serie A, dan beberapa klub LaLiga tertarik dengan Pogba. Namun, ia menolak tawaran dari Liga Pro Saudi dan Serie A Brasil. Selain itu, Pogba telah berbicara dengan David Beckham, salah satu pemilik Inter Miami.
Fokus utama Pogba saat ini adalah memastikan tempatnya dalam timnas Prancis untuk Piala Dunia 2026. Dia menganggap bahwa bergabung dengan klub Eropa yang bertanding di Liga Champions atau Liga Europa adalah langkah terbaik untuk membuktikan kemampuannya di level tertinggi.
Setelah dijatuhi sanksi larangan selama empat tahun karena menggunakan DHEA, CAS mengurangi hukuman Pogba menjadi 18 bulan setelah banding. Kini, ia bebas untuk berlatih dan bermain kompetitif. Pogba terakhir kali bermain dalam pertandingan resmi pada September 2023 untuk Juventus. Selama menjalani masa hukuman, Pogba tetap menjaga kebugarannya dengan berlatih secara mandiri dan mengikuti pertandingan tidak resmi di Miami.
Pogba diyakini akan tetap tinggal di Miami hingga akhir musim ini sebelum membuat keputusan tentang masa depannya. Hal ini juga dilatarbelakangi oleh niatnya untuk mengamankan tempat dalam timnas Prancis untuk kejuaraan Piala Dunia 2026.








