Tuesday, January 13, 2026
HomeLintas KotaPramono Mengungkap Potensi Banjir Rob di Akhir Maret: Apa yang Harus Diketahui?

Pramono Mengungkap Potensi Banjir Rob di Akhir Maret: Apa yang Harus Diketahui?

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan potensi banjir rob di wilayah Jakarta Utara pada 28-29 Maret 2025. Sebagai langkah antisipasi, instruksi telah diberikan untuk mengaktifkan kembali pompa-pompa pengendali banjir. Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Maruli Sijabat, menyatakan bahwa potensi banjir rob tersebut terkait dengan pasang tertinggi pada bulan Maret, yang kemungkinan terdampak di wilayah pesisir utara Jakarta seperti Pluit, Muara Angke, Muara Baru, dan Cilincing. Pemprov DKI dan BPBD DKI juga telah memberitahu warga di wilayah tersebut tentang langkah-langkah antisipasi yang dapat diambil, termasuk persiapan sarana evakuasi dan pengungsian. Jika diperlukan, evakuasi akan dilakukan menggunakan perahu dan seluruh kebutuhan dasar warga akan dipenuhi di lokasi pengungsian. Terkait dengan upaya meminimalkan banjir rob, Pemprov DKI telah siap membangun tanggul mitigasi di beberapa titik strategis. Tanggul mitigasi ini dibangun sambil menunggu pembangunan tanggul laut yang direncanakan selesai pada 2030. Program Pengembangan Terpadu Pesisir Ibu Kota Negara (PTPIN/NCICD) merupakan salah satu program strategis nasional yang dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Semua langkah tersebut diambil untuk mengurangi potensi banjir rob dan melindungi warga dari dampaknya.

Source link

RELATED ARTICLES

Terpopuler